Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Keywords

piston  lampu  salam  stang  kenal  gigi  halo  motor  

Keywords

stang  salam  lampu  piston  kenal  motor  halo  gigi  

Latest topics
» Dimana Jual Sparepart Kawasaki ZX 130?
Thu May 07, 2015 7:32 pm by satriadafit

» Jual SparePart Kawasaki ZX 130
Thu May 07, 2015 7:28 pm by satriadafit

» salam kenal
Fri Apr 17, 2015 2:01 pm by aburizq

» salam kenal
Fri Apr 17, 2015 2:00 pm by aburizq

» joZXy - Jogja Zx130 Community
Mon Jun 09, 2014 11:28 am by Rama ZX Jogja

» Nyaris di bobol maling !!!
Wed Mar 05, 2014 1:46 pm by ahmadalan

» D 130 DA, ngumpul yukkkk
Wed Mar 05, 2014 1:22 pm by ahmadalan

» Data Rider ZX-130 Worldwide... INTRODUCE YOURSELF HERE!
Wed Mar 05, 2014 1:18 pm by ahmadalan

» Daftar Part Kanibal Buat ZX130
Tue Feb 11, 2014 5:22 pm by kian2007

Latest topics
» Dimana Jual Sparepart Kawasaki ZX 130?
Thu May 07, 2015 7:32 pm by satriadafit

» Jual SparePart Kawasaki ZX 130
Thu May 07, 2015 7:28 pm by satriadafit

» salam kenal
Fri Apr 17, 2015 2:01 pm by aburizq

» salam kenal
Fri Apr 17, 2015 2:00 pm by aburizq

» joZXy - Jogja Zx130 Community
Mon Jun 09, 2014 11:28 am by Rama ZX Jogja

» Nyaris di bobol maling !!!
Wed Mar 05, 2014 1:46 pm by ahmadalan

» D 130 DA, ngumpul yukkkk
Wed Mar 05, 2014 1:22 pm by ahmadalan

» Data Rider ZX-130 Worldwide... INTRODUCE YOURSELF HERE!
Wed Mar 05, 2014 1:18 pm by ahmadalan

» Daftar Part Kanibal Buat ZX130
Tue Feb 11, 2014 5:22 pm by kian2007

December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Affiliates
free forum

Affiliates
free forum


Kamojang - West Java

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Kamojang - West Java

Post by kurokaze on Sun Nov 13, 2011 10:51 pm



Bertempat di alam bebas yang bersuana asri yang serba hijau dan diselingi kicauan burung. Ia siap menyapa siapa saja yang datang. Setiap minggu berbondong-bondong orang mengunjunginya. Tua-muda, semua sama, ingin merasakan belaian mesra diselingi sentuhan panas dan nakal. Bahkan tidak sedikit orang yang ketagihan rela kembali lagi demi bersua dengannya. Tidak peduli sulitnya medan, atau jarak tempuh yang membentang. Pokoknya, sekali dielus, JRENG! TOKCER! Beban hidup serasa terlupakan sejenak.

Mau coba???


Singkirkan pikiran ngeres anda, karena mojang ini bukanlah mojang biasa. Nama lengkapnya, Kawah Kamojang. Sentuhan mesranya berasal dari hembusan geotermal alias panas bumi dari dalam tanah Garut. Berada sekitar 35km dari Kota Garut, kawasan dataran tinggi Kamojang memang dilimpahi sumber daya alam yang melimpah. Selain hembusan geotermal yang membuat kawasan Garut dan sekitarnya menjadi senantiasa benderang, daerah ini juga dilimpahi tanah yang subur, dan tentunya panorama alam yang elok.

Untuk dapat merasakan belaian sang mojang, ada dua alternatif rute yang dapat ditempuh. Pertama, jalur normal dari Kota Garut melalui Samarang, dan langsung menyusuri jalur mulus menuju kawasan PLTP Kamojang Garut. Kedua, menggunakan jalur yang lebih menantang, yaitu rute Bandung-Majalaya, kemudian dilanjutkan mendaki ke daerah Ibun, maka anda akan langsung mencapai kawasan PLTP Kamojang.

Karena ketidakwarasan Tim ZX-130 Programmemble Shigendheng chapter Bandung yang kali ini beranggotakan Mang Tyo, Mas Tanto, Didit, Angga, Bagus, Mang Teguh+istri, dan tentu saja saya, maka diputuskan untuk menggunakan jalur kedua, yaitu melewati jalur lintas Majalaya. Dari Bandung, kalau mau mengikuti jejak ketidakwarasan tim saya, boleh sajalah dicoba. Menuju Majalaya sendiri, biasanya digunakan rute Buahbatu-Ciparay-Majalaya, Gedebage-Sapan-Majalaya, atau Rancaekek-Majalaya. Semua jalur tersebut dikenal sebagai jalur destroyer, terutama bagi pengendara motor.

Kalau sudah sampai di Kota Majalaya yang dikenal sebagai Kota Balong alias Kolam alias Kota yang selalu kebanjiran, arahkan saja laju kendaraan menuju ke arah Kecamatan Ibun. Dari sini, jalanan mulai menanjak. Kondisi jalannya standar perkampungan. Aspal hotmix diselilingi jebakan komodo. Namun panoramanya, lumayan, bisa membuat anda terbengong-bengong sejenak karena kagum. Mirip dengan Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah!


Dua Tanjakan = Lima Ribu!

Dari Majalaya via Ibun, anda akan terus menanjak melewati perkampungan, dan lahan pertanian, hingga akhirnya memasuki areal hutan konifer yang bersuasana sejuk. Jangan terlena, karena untuk menggapai Kamojang, harus melewati sebuah titik klimaks berupa sebuah tanjakan brutal yang diberi nama Tanjakan Monteng. Tanjakan ini dikenal sangat abnormal. Tidak ada kesempatan untuk mengambil ancang-ancang gas. Langsung meliuk dan menanjak dengan kecuraman 30-40 derajat. Disini yang perlu dilakukan adalah, berdoa sambil memantapkan laju kendaraan semoga tidak mogok di tengah jalan.

Tanjakan Monteng dikenali dari adanya sebuah Pangkalan Ojek yang sepertinya tiba-tiba muncul di tengah hutan. Bayangkan saja, saya sedang enak-enaknya menelusuri jalur di tengah-tengah hutan konifer yang bersuasana sejuk, tidak ada perkampungan di sekitarnya, namun tiba-tiba saya melihat ada sebuah pos kecil yang dipenuhi tukang ojek. Bagi orang-orang yang tidak paham, pastilah berpikiran, apa manfaatnya mendirikan sebuah pos ojek di tengah hutan. Percayalah, warga lokal memang selalu lebih tahu.

Jadi setelah terkaget-kaget dengan adanya pangkalan ojek tersebut, saya dibuat makin kaget lagi dengan adanya tikungan tusuk konde dan langsung dilanjutkan dengan tanjakan curam. Tidak hanya satu, ada empat tikungan tusuk konde di tanjakan tersebut, tanpa mengurangi kecuramannya. Mang Tyo, yang pertama sukses melewati tanjakan tersebut. Disusul saya, lalu Angga, Bagus, dan Didit. Mas Tanto perlu usaha ekstra karena keberatan sepatu. Tetapi ternyata sepatu itulah yang akhirnya membantu ia menaklukkan tanjakan tersebut.

Sekedar gambaran untuk menjelaskan kebrutalan si Monteng, ketika kami lewat, ada rombongan sekitar 20 orang yang terpaksa dibuat turun dari mobil bak yang mereka tumpangi karena tidak kuat. Tentu saja, tidak semua orang rela berjalan kaki. Maka disinilah terlihat peran pengojek. Mereka, dengan motor yang sudah dimodifikasi untuk mencapai torsi maksimum dalam sekejap, akan sigap membantu ibu-ibu, bapak-bapak, anak kecil, atau siapapun yang memang tidak kuat mendaki tanjakan tersebut.

Jadi, setelah berhasil menaklukkan tanjakan tersebut, mulailah terlihat pipa-pipa raksasa berisi panas bumi bertekanan tinggi, pertanda bahwa PLTP Kamojang sudah dekat. Namun tunggu dulu, Mang Teguh dan istrinya belum kelihatan! Akhirnya setelah menunggu sebentar, ia sampai, sambil tertawa-tawa.

"Tadi motornya gak kuat. Saya turun. Istri yang bawa motor. Terpaksa naik ojek," ujar Mas Teguh sambil terkekeh. "Dua tanjakan doang, Lima Ribu!"


kawasan PLTP Kamojang

Kereta Api dalam Hutan

"Sudah habis tanjakannya, nanti kedepan tinggal PLTP Kamojang," ujar Mang Tyo. Maka selepas itu kami mulai berjalan menyusuri hutan yang seakan dipagari pipa-pipa sebesar ban truk. Tak lama kemudian, sampailah kami ke sebuah bangunan besar yang senantiasa mengepulkan uap tebal. Bangunan utama PLTP Kamojang, sebuah bangunan besar ber multi-cerobong. Dindingnya unik, dialiri air terus menerus, mirip air terjun. Prinsipnya sama seperti radiator, hanya saja dalam skala masif, yaitu setinggi tiga tingkat.

Kalau kata Mang Tyo, ini sebabnya mengapa daerah Kamojang jarang sekali terlihat langit biru. Uap dari PLTP ditambah udara yang dingin, akan selalu menghasilkan awan. Jadi jangan kecewa kalau sampai Kamojang suasananya mendung dan suram. Memang biasanya seperti itu!

Selepas bangunan PLTP, jalanan kembali menurun. Namun kami tidak mau langsung turun ke Garut. Maka diputuskan untuk masuk menuju kawasan Kawah Kamojang. Keputusan kami ke Kawah Kamojang memang tidak direncanakan. Toh namanya juga tim gendheng. Untunglah, yang akan kami temui disana tidak mengecewakan. Worth it!

Memasuki daerah Kawah Kamojang, disambut intro dari orkestra pipa di pinggir jalan yang selalu berkelontangan jika ada kendaraan yang melindas jalan raya di sampingnya. Kami mulai memasuki jalanan offroad yang semakin liar. Namun tidak lama, kawah pertama, yaitu kawah manuk, langsung menyambut di kiri jalan.


kawah manuk

Kawah manuk berupa sebuah danau yang selalu mengepulkan uap. Seakan sebuah panci berisi sup yang panas yang senantiasa mengepul. Letaknya yang berada di tengah lembah yang dipenuhi pepohonan membuat suasana mistis sangat terasa. Ditambah jika kabut turun, uap yang bercampur dengan kabut membuat hutan bernuansa silent hill. Seperti akan ada monster yang tiba-tiba menerjang dari balik kabut.

Tidak jauh dari areal Kawah Manuk, kami memasuki gerbang utama kawasan wisata Kawah Kamojang. Untuk masuk biayanya 5000/orang, ditambah ekstra 1000/motor. Tak jauh dari gerbang, ada banyak warung untuk melepas lelah. Kami sempat beristirahat sejenak disini. Seduhan kopi hangat dan gorengan menjadi sajian untuk membuka perjalanan kami di kawasan wisata Kawah Kamojang.

Nah, selepas istirahat kami langsung bergerak menuju atraksi-atraksi yang berada di areal kawasan wisata ini. Yang pertama kami temui ada Kawah Kereta Api. Sekilas namanya tidak nyambung, dan bentuknya tidak seperti kawah. hanya seperti pipa cerobong yang selalu menyemburkan uap bertekanan tinggi.

Mang Tyo bilang, kalau sedang on-fire, kawah ini akan selalu mengeluarkan desing nyaring yang bisa didengar hingga radius 50 meter. Suaranya persis peluit kereta api, itulah sebabnya dinamakan kawah kereta api. Atraksi unik lainnya adalah keberadaan pawang yang bisa memainkan suara kawah tersebut. Sayangnya, ketika kami kesana, sang pawang sedang tidak ada.


kawah kereta api


Singgasana Sauna

Mendaki sedikit dari kawah kereta api, maka kami menjumpai Kawah Sauna. Oh ya, di kawasan Geotermal Kamojang ini banyak sekali titik titik geotermal yang bukan berupa kawah. Jangan aneh jika ada asap diantara pepohonan. Itu bukan kebakaran hutan, tetapi merupakan sumber panas bumi. Bahkan kami sempat berjalan menembus uap panas diantara pepohonan. Sensasinya yang belum pernah saya rasakan sebelumnya.


jembatan sauna

Di Kawah Sauna ini, bentuknya berupa sebuah lembah, dengan titik-titik geotermal di dasarnya. Di beberapa titik dipenuhi gejolak air mendidih yang senantiasa menyembur. Namun yang unik adalah kawah yang ditutupi tumpukan batu hingga uapnya menyebar ke berbagai arah. Uap dari kawah ini yang biasa dipakai ber-sauna. Ditambah lagi,ada tempat duduk dari batu hingga kami bisa duduk-duduk menikmati nikmatnya uap hangat.


sauna sauna saunaaa

Sensasi sauna di Kamojang benar-benar mengasyikkan. Sedang enak-enaknya menikmati uap hangat, terkadang ada hembusan uap panas yang membuat orang-orang yang tidak terbiasa menahan panas langsung lari-lari kelojotan, seperti saya. Namun tidak lama, pasti kembali lagi untuk duduk. Begitu hot-stream muncul kembali, saya langsung kelojotan lagi. Hanya dalam tempo beberapa menit, keringat sudah terasa keluar. Benar benar sensasi yang luar biasa. So natural!


muka saya yang tersiksa tapi nikmat, ditampar sama si mojang

Karena Abah Anom sudah menunggu di Garut, maka wisata singkat kami di daerah Kawah Kamojang harus kami sudahi. Namun rasanya puas karena telah menikmati keindahan dan sensasi hot-stream di kawasan ini. Mang Tyo bilang, yang sering kemari justru turis-turis asing dari Jepang. Mungkin mereka merasa sensasi sauna Kamojang mirip dengan onsen di negara asalnya. Tidak jarang dari mereka yang kembali lagi. Hmmm, rasanya saya juga ingin kembali merasakan sensasi dicolek mojang ini. Ada yang mau ikut???(RAA)



Terakhir diubah oleh kurokaze tanggal Sun Nov 13, 2011 11:28 pm, total 1 kali diubah

kurokaze

Posts : 23
Points : 9304
Reputation : 0
Join date : 13.11.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kamojang - West Java

Post by torQ on Sun Nov 13, 2011 11:22 pm

Tanjakannya maknyuuus untuk menguji ketangguhan ZX130 ....

torQ

Posts : 12
Points : 9282
Reputation : -1
Join date : 13.11.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kamojang - West Java

Post by kurokaze on Sun Nov 13, 2011 11:29 pm

torQ wrote:Tanjakannya maknyuuus untuk menguji ketangguhan ZX130 ....

bener2 uji TOR-Q

kurokaze

Posts : 23
Points : 9304
Reputation : 0
Join date : 13.11.11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kamojang - West Java

Post by Sponsored content Today at 2:40 pm


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik